Kamis, 17 November 2011

Kisi - kisi TIK kelas XII

Jawablah pertanyaan atau isilah titik di bawah ini !

  1. untuk mengaktifkan docker color, dapat dilakukan melalui menu ......
  2. sebutkan beberapa menu dalam kelompok fill color?
  3. istilah lain teknik pewarnaan gradasi adalah .......
  4. Fountain fill dialog terdiri atas 4 model antara lain ......
  5. Teks yang memiliki parameter kurva disebut ......
  6. untuk membuat teks artistik setelah memilih text tool dilanjutkan dengan cara.......
  7. untuk memisahkan antara suatu kalimat menjadi beberapa kata dilakukan dengan cara ......
  8. Teks yang memiliki parameter layaknya sebagai pengolah kata disebut ......
  9. untuk memasukkan sebuah objek dalam objek yang lain maka kita memilih menu .... kemudian pilih ...... kemudian pilih ......
  10. semua langkah awal dalam menggabungkan objek adalah membuat dua objek yang berbeda kemudian .......
  11. bagaimanakah caranya untuk menggabungkan beberapa objek dalam satu grup sehingga mudah untuk memindahnya?
  12. apabila dua buah objek warna biru dan warna merah digabungkan (weld)  objek yang pertama kali di blok atau dipilih adalah warna merah maka hasil penggabungan objek akan berwarna ......
  13. untuk memenggal objek yaitu dengan memilih menu ...... kemudian ...... kemudian pilih .......
  14. perbedaan front minus back dengan back minus front adalah ......
  15. ikon yang digunakan untuk membuat efek transparan pada suatu objek adalah ......
  16. ikon yang digunakan untuk membuat efek bayangan pada suatu objek adalah .......
  17. fungsi dari interactive extrude tools adalah .......
  18. sedangkan fungsi interactive blend tools adalah ......
  19. teknik menggambar dengan menggunakan klik tombol kiri mouse pada titik tertentu disebut teknik ......
  20. ikon yang berfungsi untuk merubah kedudukan objek sehingga bisa memutar 180 derajat disebut ......
  21. fungsi dari mid point dalam fountain fill dialog adalah ......
  22. ikon yang berfungsi untuk membalik gambar adalah ......
  23. fasilitas untuk mencari irisan dari beberapa objek adalah ......
  24. uraikan langkah - langkah dalam menggabungkan objek ?
  25. Jelaskan fungsi dari weld, trim, simplify dan intersect.?

silakan dipelajari dari beberapa hal tersebut sebagai bahan untuk Tes Akhir Semester Gasal  ditambah dengan materi Test Tengah Semester Gasal.

TUGAS TERAKHIR SEMESTER GASAL :
1. MENGUMPULKAN FILE GAMBAR BUNGKUS / KEMASAN YANG TELAH ANDA BUAT
2. MENGUMPULKAN HASIL GAMBAR DALAM BENTUK CETAKAN (PRINT)
DIKUMPULKAN PALING LAMBAT TANGGAL 30 NOVEMBER 2011

Rabu, 16 November 2011

kisi - kisi TIK

TUGAS INDIVIDU PESERTA DIDIK
KELAS XI
TEKNOLOGI, INFORMASI DAN KOMUNIKASI
SMA MUHAMMADIYAH BOROBUDUR
 
Tulislah / copylah pertanyaan – pertanyaan dan isilah titik - titik di bawah ini !
  1.  Pengertian dari Internet (interconnection Networking) adalah ………
  2. Protocol akses untuk menjelajahi halaman world wide web yang dapat menampilkan teks, gambar, suara maupun file multimedia disebut ………
  3. Halaman web biasanya disingkat ………….
  4. Jenis koneksi yang digunakan untuk melakukan transfer file baik download maupun upload file pada computer atau server yang terkoneksi internet disebut ………
  5. Software aplikasi yang digunakan untuk mengakses world wide web dan koneksi lainnya di internet disebut ……
  6. Yang dimaksud dengan modem, router, dan HUB adalah ……
  7.  …………… berfungsi sebagai sebuah alamat dari sebuah sumber informasi yang spesifik yang terdapat pada jaringan internet
  8. Istilah tempat bernaungnya sebuah kumpulan halaman web yang dapat diakses netter  adalah ……
  9. Aplikasi khusus yang digunakan untuk melakukan chatting disebut ……
  10. Model koneksi dalam jaringan yang dapat difungsikan untuk transfer file dari satu computer ke satu computer lain disebut ……
  11. Jelaskan langkah – langkah agar dapat melakukan chatting via Yahoo Messenger!
  12. Sebutkan browser web yang banyak digunakan oleh netter (5)?
  13. Sebutkan website yang memiliki fasilitas search engine ke website diluar websitenya sendiri  (4)?
  14. Fasilitas pada internet explorer yang berfungsi untuk menampilkan kembali halaman yang sebelumnya telah dibuka disebut ……
  15. Pengertian download adalah ……
  16. Perusahaan penyedian jasa pelayanan internet sering disebut ……
  17. Kepanjangan dari URL adalah ……
  18. Contoh aplikasi yang digunakan untuk e-mail client adalah ……
  19. Pengertian dari e-mail berbasis web adalah ……
  20. Bagaimanakah cara mengirimkan e-mail dengan menambah lampiran?
  21. Sebutkan pengertian dari domain name sebuah website dengan domain .ac, .org dan .go.id
  22. Gambar diatas merupakan gambar topologi jaringan ……
  23. Gambarkan topologi jaringan Star !
  24. Jaringan computer yang menggunakan gelombang radio tanpa menggunakan penghantar fisik disebut ……
  25. Pengertian Freeware adalah ……

TUGAS INDIVIDU

Mata Pelajaran : Teknologi, Informasi dan Komunikasi
Kelas : X

isilah titik - titik di bawah ini !
  1. tombol keyboard yang terletak di baris paling atas yaitu F1 s.d. F12 disebut......
  2. melakukan perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai instruksi program adalah tugas dari ......
  3. manusia yang mengoperasikan dan mengendalikan sistem komputer disebut .......
  4. unit masukan yang bekerja dengan sinyal listrik yang dihasilkan oleh bola kecil, sesuai pergeseran dan pergerakannya disebut ......
  5. satuan kapasitas memori adalah .......
  6. media penyimpanan berbentuk piringan dengan teknologi laser optik adalah ......
  7. suatu ciptaan yang dapat digunakan sekehendaknya oleh pihak lain adalah disebut ......
  8. yang termasuk dalam komponen merk antara lain ......
  9. sistem operasi WINDOWS diperkenalkan pertama kali pada tahun ......
  10. kepanjangan DOS adalah ......
  11. sebutkan 5 macam versi sistem operasi yang dikeluarkan oleh WINDOWS ?
  12. sebutkan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih sistem operasi ?
  13. menggeser kursor mouse (pointer) pada item tertentu disebut ......
  14. klik kanan (right click) pada aplikasi digunakan sebagai jalan pintas dalam memanggil menu tertentu yang dikenal dengan menu ......
  15. setiap software/aplikasi memiliki identitas masing - masing dalam pemberian file, identitas ini dikenal melalui ......
  16. untuk melakukan pengopian file dari hard disk ke penyimpanan lainnya dapat menggunakan menu ...... kemudian pilih ......
  17. sebutkan beberapa shortcut yang biasa digunakan dalam manajemen file?
  18. tempat penyimpanan sebuah file dalam sebuah berkas atau map disebut ......
  19. ada beberapa syarat dalam pemberian nama file dalam sistem operasi under Windows yaitu ......
  20. sebutkan 5 macam distro keluaran LINUX?

Kerjakan dalam selembar kertas dan  dikumpulkan !

Materi diatas merupakan bahan untuk Tes Akhir Semester Gasal, disamping soal yang pernah anda kerjakan pada Tes Tengah Semester!
Anda boleh mengopi atau mencatat dalam buku catatan anda!

Selamat mengerjakan!!!!!

Minggu, 13 November 2011

Islam di Maluku

Masjid – masjid bersejarah di Indonesia Timur tidak lepas dari sejarah panjang kerajaan – kerajaan Islam di Maluku Utara yang memegang peranan penting dalam perdagangan dan penyebaran agama Islam pada abad XII hingga abad XIX. Kerajaan – kerajaan Islam ini dikenal pula sebagai Moloku Kie Raha, yang artinya empat raja – raja gunung diatas pulau. Yang terdiri dari Kesultanan Ternate, Kesultanan Tidore, Kesultanan Jailolo dan Kesultanan Bacan.

Sebelum memeluk Islam, keempatnya telah menjadi "kolano" (setingkat dengan kerajaan) serta memiliki kedudukan dan peran tersendiri dalam perdagangan jarak jauh. Kedatangan pengaruh Islam di Indonesia bagian Timur, khususnya Maluku, berkaitan dengan jalur pelayaran, khususnya pelayaran niaga, dengan rempah-rempah sebagai kata kuncinya. Inilah titik di mana pada akhirnya beberapa aspek juga berpengaruh di kawasan ini: sosial, budaya, agama, bahasa, ekonomi, bahkan politik dan militer. Terang saja karena para pedagang pada waktu itu berasal dari berbagai bangsa.

Sejak berubah dari "kolano" menjadi kesultanan pada sekitar abad XV, keempatnya secara politis berusaha mengembangkan pengaruhnya ke berbagai tempat, khususnya ke arah timur dan selatan. Tidore, antara lain dapat memasukkan pantai barat Papua ke dalam wilayahnya. Ternate berhasil meluaskan pengaruh dan wilayahnya hingga sebagian Sulawesi, sebagian Papua, Ambon, Lease, Seram, Buru, dan Banda. Sementara itu, Bacan "gagal" meluaskan pengaruhnya, namun tetap eksis sebagai kesultanan yang mandiri. Lain halnya dengan Jailolo yang bergabung dengan Ternate dan Tidore.

Akibat dinamika politik dan militer dalam perluasan wilayah tersebut, berbuntut pada retaknya "moloku kie raha." Berbagai perang antara mereka sering terjadi, termasuk perang dagang. Hal ini diperparah oleh pengaruh Barat, khususnya Belanda, dengan segala sistem ekonomi dan militernya. Silih berganti Belanda memihak, dan silih berganti mendapat berbagai keuntungan dari pihak yang "dibelanya," baik secara politik maupun ekonomi.


Kesultanan Ternate merupakan kerajaan Islam yang menerapkan demokrasi terpimpin. Kepala negara tetap seorang Sultan, namun dalam pemerintahan, dipimpin oleh Jogugu, diistilahkan sebagai Perdana Menteri. Seorang Putra Mahkota tidak harus merupakan putra sulung Sultan. Berdasarkan kecakapan, kapasitas, dan gaya kepemimpinan, maka diantara putra – putra Sultan Ternate diseleksi oleh Jogugu dan Tuan Guru (penasehat spiritual Sultan yang bertindak pula sebagai Imam Besar Masjid Raya Sultan Ternate) untuk menjadi Putra Mahkota.




Kesultanan Ternate mengurusi perkara agama yang ditangani oleh Jou Kalim dan para stafnya, yang disebut juga sebagai Bobato Akhirat. Sedangkan perkara budaya ditangani oleh Kimalaha dan para stafnya, yang disebut juga sebagai Bobato Dunia.

Perkembangan Islam di Kalimantan

MASUKNYA ISLAM KE KALIMANTAN SELATAN
Di muka telah disebutkan bahwa Sultan Suriansyah diislamkan oeh seorang Penghulu dari Demak. Peritiwa ini terjadi pada awal abad ke 16, yakni pada masa awal pemerintahannya. Pengislaman Sultan ini diikuti pula oleh para Patih dan rakyatnya.
Dalam hikayat Banjar tidak disebutkan siapa nama Penghulu dari Demak yang mengislamkan/melaksanakan pengtahbisan Raden Samudera sebagai raja Islam pertama di Kerajaan Banjar. mengemukakan ada lima Imam (Penghulu) Demak selama Kerajaan Demak berdiri, yaitu:
1. Sunan Bonang atau Pangeran Bonang, dari 1490 sampai 1506/12.
2. Makdum Pembayun dari 1506/12 hingga 1515.
3. Kiayi Pembayun dari 1515 sampai 1521.
4. Penghulu Rahmatullah dari 1521 hingga 1524.
5. Sunan Kudus 1524---
Di samping itu ada data-data yang menunjukkan bahwa Islam telah masuk dan dikenal orang Banjar jauh sebelum peristiwa datangnya Penghulu dari Demak tersebut:
a. Pada abad ke 15 ketika permintaan cengkih bertambah besar, maka tanaman ini yang dahulunya hanya merupakan hasil hutan kemudian ditanam di perkebunan-perkebunan. Usaha perkebunan cengkih yang mula-mula terdapat di Ternate, kemudian seram dan Ambon. Para pedagang Gujarat yang beragama Islam, kemudian juga dengan para pedagang Cina yang menurut berita Jing Yai Sheng Lan tahun 1416 sudah banyak yang beragama islam, dalam perjalanan itu mereka singgah di bandar-bandar kalimantan Selatan dan Makasar. 22)
b. Raden Paku (Sunan Giri) putra Sayid Ishak pada waktu berumur 23 tahun berlayar ke Pulau Kalimantan di pelabuhan Banjar, membawa barang dagangan dengan 3 buah kapal bersama dengan juragan Kamboja yang terkenal dengan nama Abu Hurairah (Raden Burereh). Sesampainya di pelabuhan Banjar datanglah penduduk berduyun-duyun membeli barang dagangannya, kepada pendudk fakir miskin barang-barang itu diberikannya dengan Cuma-Cuma. 23).
c. dalam rangka menghadapi pangeran Tumenggung, Patih Masih telah menasihatkan kepada Raden Samudera untuk meminta bantuan kepada Kerajaan Islam Demak. Tindakan Patih Masih tersebut menunjukkan adanya simpati terhadap orang-orang Islam yang sedikit banyaknya sebagai seorang penguasa bandar telah mengetahui perihal kehidupan pedagang-pedagang Islam yang pernah datang ke Bandar Masih sebelumnya.
Data-data tentang adanya pedagang Gujarat dan pedagang Cina yang sudah beragama Islam, yang pada sekitar awal abad ke 15 dalam perjalanan mereka singgah di pelabuhan-pelabuhan Kalimantan Selatan, demikian juga adanya berita tentang pedagang Islam dari Jawa (Raden Paku) yang pernah singgah dan berdagang dan berdagang di pelabuhan Banjarmasin, juga adanya anjuran Patih Masih agar Raden Samudera meminta bantuan kepada Sultan Demak, serta adanya kelompok pedagang dari luar seperti orang Melayu, orang Cina, orang Bugis, orang Makasar, orang Jawa, yang menyatakan membantu raden Samudera ketika timbul perlawanan terhadap Pangeran Tumenggng, semua itu menunjukkan bahwa agama Islam sudah masuk ke kalimantan Selatan melalui para pedagang jauh sebelum bantuan dan Penghulu yang dikirimkan Sultan Demak sampai di Banjarmasin.
PERKEMBANGAN ISLAM DI KALIMANTAN SELATAN
Penduduk asli Pulau Kalimantan disebut orang Dayak. Orang Dayak yang mendiami Pulau Kalimantan tersebut terdiri atas beberapa suku. Masing-masing suku mempunyai kepercayaan masing-masing. Tetapi pada dasarnya kepercayaan mereka itu mempunyai persamaan-persamaan yang banyak. Istilah yang populer menyebut kepercayaan mereka adalah kepercayaan Kaharingan.24).
Penduduk asli tersebut kemudian terdesak ke arah pedalaman. Di pesisir barat terdesak oleh orang-orang Melayu dan Cina, di selatan terdesak oleh orang-orang Melayu dan orang-orang Jawa, dan di bagian tenggara terdesak oleh orang-orang Bugis, Makasar dan Sulu.25).
Orang Dayak yang mendiami daerah-daerah pedalaman Kalimantan tersebut dapat dibagi atas 7 macam suku, yakni:
1. Suku Dayak Kenya dan Bahau yang mendiami pedalaman Mahakam.
2. Suku Dayak Punan, yang mendiami pedalaman daerah Berau.
3. Suku Dayak Siang, yang mendiami pedalaman Barito Hulu.
4. Suku Dayak Kayan, yang mendiami perbatasan Serawak.
5. Suku Dayak Iban dan Kalemantan, yang mendiami pedalaman Kalbar dan utara.
6. Suku Dayak Ngaju, yang mendiami pedalaman Kapuas, dengan suku-suku kecilnya, yakni: a. Dayak Lawangan, yang mendiami pedalaman Barito Timur.
b. Dayak Manyan, yang mendiami pedalaman Balangan dan Barito Selatan.
7. Suku Dayak Ot Danum, yang mendiami pedalaman Tumbang Siang, Tumbang Miri, Tumbang Lahang dan sekitarnya.26).
1. Masuknya agama Islam ke Kalimantan Selatan tidak identik dengan berdirinya Kerajaan Banjar (Banjarmasin):
a. Islam masuk ke Kalimantan Selatan setidak-tidaknya pada awal abad ke 15, bersama datangnya pedagang-pedagang Gujarat dan Cina yang singgah berdagang di bandar-bandar Kalimantan Selatan;
b. Kerajaan Banjar adalah kerajaan Islam pertama di Kalimantan selatan. Rajanya berna Raden Samudera, yang setelah beragama Islam bernama Sultan Suriansyah. Memerintah sekitar tahun 1526-1550;
c. Sejak berdirinya Kerajaan Banjar penyebaran Islam dilakukan lebih giat dan meluas. Pada masa pemerintahan Sultan Suriansyah terkenal seorang yang berjasa dalam penyebaran Islam di Kalimantan Selatan bernama Khatib Dayyan.
2. Masyarakat Kalimantan selatan yang mula-mula menerima ajaran Islam tersebut, masih tidak dapat melepaskan diri dari unsur-unsur kepercayaan lama (Kaharingan, Syiwa-Budha). Kegiatan-kegiatan mereka yang berhubungan dengan ibadah dan amaliah dalam keagamaan masih dipengaruhi oleh tradisi-tradisi kepercayaan yang pernah berkembang sebelumnya.
3. Pembaharuan-pembaharuan dan penyebaran ajaran Islam yang langsung bersumber dari Mekah baru dimulai pada awal abad ke 18, yakni oleh Syekh Muhammad Arsyad al Banjari. Dalam usaha penyebaran ajaran Islam tersebut beliau melakukan pengajian dan penyebaran anak cucu /murid-muridnya ke daerah-daerah pedalaman Kalimantan Selatan, di samping juga menulis buku-buku agama yang kemudian tersebar di beberapa daerah di Nusantara bahkan sampai dan digunakan di beberapa negara Asia tenggara.-

Di Kalimantan, Islam masuk melalui Pontianak yang disiarkan oleh bangsawan Arab bernama Sultan Syarif Abdurrahman pada abad ke-18. Di hulu Sungai Pawan, di Ketapang, Kalimantan Barat ditemukan pemakaman Islam kuno. Angka tahun yang tertua pada makam-makam tersebut adalah tahun 1340 Saka (1418 M). Jadi, Islam telah ada sebelum abad ke-15 dan diperkirakan berasal dari Majapahit karena bentuk makam bergaya Majapahit dan berangka tahun Jawa kuno. Di Kalimantan Timur, Islam masuk melalui Kerajaan Kutai yang dibawa oleh dua orang penyiar  dari Minangkabau yang bernama Tuan Haji Bandang dan Tuan Haji Tunggangparangan. Di Kalimantan Selatan, Islam masuk melalui Kerajaan Banjar yang disiarkan oleh Dayyan, seorang khatib (ahli khotbah) dari Demak. Di Kalimantan Tengah, bukti kedatangan  ditemukan pada masjid Ki Gede di Kotawaringin yang bertuliskan angka tahun 1434 M.

Jumat, 11 November 2011

Pemerintahan Daulat Muwahiddin

Sejarah singkat Daulat Muwahiddin

Muhammad bin Taumart seorang pemimpin agama suatu kabilah di Maroko, lama di Irak dan berguru pada Imam Al Ghazali. setelah itu kembali ke Afrika dan mengajarkan tauhid dan mengaku sebagai Al Imamul Maksum (Pemimpin yang terjaga dari dosa) dan mengaku silsilahnya bersambung dengan Ali bin Abi Thalib.
setelah pengikutnya bertambah ia mendirikan kerajaan yang dinamai Daulat Muwahiddin. Daulat ini memberantas faham yang menganggap tuhan itu mempunyai bentuk (ANTRHOPOMORPHISME) dan faham yang identik dengan syirik.
Setelah Daulat Murabitin melemah, maka Muhammad bin Taumart berambisi menjatuhkan daulat tersebut dan di baiat menjadi khalifah tahun 514 H. Langkah pertama yang dilakukan Muhammad bin Taumart adalah mengajak para kabilah - kabilah  untuk bergabung bersamanya dan yang menolak diperangi. Pada tahun 524 H / 1129 M dibawah pimpinann Muhammad Al Basyir Al Wansyarisi daulat Muwahiddin menyerang Maroko yang dikenal dengan Perang Buhairah. Namun daulat Muwahiddin kalah dan mengakibatkanya Muhammad bin Taumart meninggal. Sepeninggal beliau maka dewan menteri (Al Ansyirah) membaiat Abdul Mu'min sebagai penggantinya dengan pertimbangan
1. Abdul Mukmin dianggap paling dekat dengan Muhammad bin Taumart
2. dikenal sebagai orang yang berpengalaman dan berpengetahuan luas, pintar dan pemberani.
Dibawah khalifah Abdul Mu'min satu per satu wilayah kekuasaan Murabitin dikuasai, kota Fez yaitu kota terbesar kedua dikuasai setelah Maroko dapat dikuasainya. Tahun 1152 M Aljazair tunduk, kemudian Tunisia, tahun 1160 M dapat mengalahkan Tripoli (Libya) yang menunjukkan bahwa pemerintahan beliau memiliki prestasi yang gemilang dengan mempunyai wilayah dari Tripoli sampai Samudra Atlantik sebelah barat.

Daulat Muwahiddin di Andalusia
 
Daulat Murabitin mengalami kemunduran dengan tidak mendapat simpati rakyat dan orang - orang Arab Andalusia membuat orang - orang Andalusia meminta pertolongan kepada Daulat Muwahiddin. Kesempatan ini dimanfaatkan Abdul Mu'min untuk merebut kekuasaaan pada tahun 540 H dan sejak saat itulah Daulat Muwahiddin berkuasa di Andalusia.
Puncak kejayaan Daulat Muwahiddin dicapai ketika dipimpin oleh Khalifah Ya'kub bin Yusuf bin Abdul Mu'min dengan memajukan peradaban Islam antara lain :
1. membangun dan menambah masjid dan rumah sakit
2. memajukan ilmu pengetahuan dengan munculnya cendekiawan muslim yaitu
  • Ibnu Rusyid dengan karyanya Averoes
  • Ibnu Zuhry dengan karyanya  Kitab Tasyir yang berisi tentang ilmu obat - obatan.
  • Ibnu Khaldun dengan karyanya Muqaddimah tentang ilmu Sejarah
  • Abu Qasim al Zahrawi dengan karyanya Metode Pembedahan
  • Al Khazini dengan karyanya tentang Meteorologi
  • Muhammad, Ahmad dan Hasan dengan karya Book of Artificies yang berisi 100 model konstruksi teknik dan 20 ilmu terapan 
3. pada tahun 592 H merebut kembali wilayah - wilayah yang dikuasai oleh Alfonso dari Castilia

sepeninggal Ya'kub bin Yusuf dan digantikan putranya yaitu Muhammad bin Ya'kub bergelar Nashir Lidinillah yang masih berusia 17 tahun membuat kendali negara lebih banyak dipegang Menterinya dan berebut simpati khalifah Muhammad. Hal ini dimanfaatkan oleh lawan - lawan Daulat Muwahiddin, kerajaan - kerajaan kecil berusaha melepaskan diri dan ancaman dari pihak kristen.
Sebab - sebab mundurnya Daulat Muwahiddin :
a. Lemahnya kepemimpinan Nashir Lidinillah
b. Adanya serangan dari Salibis yang dipimpin oleh Paus Innocentius III
Tahun 609 H / 1212 M raja - raja Kristen dengan pasukan Salibnya mampu mengalahkan umat Islam dalam perang di Las Navaz sejak saat itu Andalusia terpecah dengan pemerintahan Bani Ahmar di Granada yang memiliki kemampuan untuk menahan serangan dari kerajaan kristen.



Rabu, 02 November 2011

TUGAS TIK KELAS X

  1. BUATLAH SEBUAH CERITA MENGENAI PENGALAMAN MENYENANGKAN PRIBADI ANDA.
  2. BUATLAH BERSAMA TEMAN ANDA (KELOMPOK) MAKSIMAL 3 ORANG.
  3. MASING - MASING HARUS MEMBUAT CERITA SENDIRI YANG TERANGKUM DALAM SEBUAH FILE MICROSOFT WORD.
  4. KIRIM KARYA ANDA KE EMAIL : tismuba@yahoo.com
cara mengirimkan email dengan melampirkan file :
  1. setelah menulis cerita, kemudian simpan di folder anda masing - masing.
  2. bukalah email anda
  3. tulis surat baru
  4. klik lampiran kemudian cari file anda tadi di folder anda
  5. setelah dipilih kemudian lampirkan.
  6. setelah selesai melampirkan kemudian klik kirim

Selasa, 12 Oktober 2010

Iddah dan Ruju'

Iddah

Iddah atau masa menunggu seorang wanita pasca menikah, adalah masa dimana seorang istri harus menunggu dikarenakan perceraian atau ditinggal mati oleh suaminya guna memastikan bahwa ia tidak sedang dalam keadaan hamil sebelum ia menikah lagi. Selama masa 'Iddah si istri tetap mendapatkan nafkah oleh mantan suaminya yang disebut nafkah 'Iddah.

Hikmah adanya 'Iddah
1. Untuk memastikan apakah wanita tersebut sedang hamil atau tidak.

2. Syariat Islam telah mentahbiskan masa 'Iddah untuk menghindari kebingungan akan garis keturunan yang mana akan muncul jika seorang wanita ditekan untuk segera menikah.

3. Masa dimana seorang wanita menghabiskan masa 'Iddahnya baik itu dalam jangka waktu yang pendek ataupun panjang mencerminkan keseriusan akan pernikahan dan seberapa jauh ikatan suci pernikahan tersebut.
4. Akan membuat pria dan wanita untuk berpikir dua kali untuk memutuskan tali kekeluargaan, terutama dalam kasus dimana perceraian dapat dibatalkan. (Sumber: Ensiklopi Fiqih Negara Kuwait)


Aturan-aturan yang berkaitan dengan `Iddah
1. Untuk wanita yang ditinggal mati suaminya

- Bagi wanita janda yang ditinggal mati suaminya ketika dia sedang mengandung bayi maka masa menunggunya ('Iddahnya) berakhir setelah ia melahirkan bayinya. Allah SWT berfirman, "...Dan perempuan-perempuan yang hamil, waktu iddah mereka itu ialah sampai mereka melahirkan kandungannya …" (At-Thalaq: 4)

- Jika wanita janda tersebut tidak hamil maka masa 'Iddahnya adalah setelah empat bulan dan sepuluh hari. Allah SWT berfirman, " Orang-orang yang meninggal dunia di antaramu dengan meninggalkan isteri-isteri (hendaklah para isteri itu) menangguhkan dirinya (ber'iddah) empat bulan sepuluh hari …" (Al-Baqarah: 234)



2. Untuk wanita yang diceraikan

- Bagi wanita yang diceraikan, masa 'Iddahnya berakhir setelah tiga kali masa suci dari menstruasi, jika ia tidak sedang hamil. Allah SWT berfirman: "Wanita-wanita yang ditalak hendaklah menahan diri (menunggu) tiga kali quru'. Tidak boleh mereka menyembunyikan apa yang diciptakan Allah dalam rahimnya, jika mereka beriman kepada Allah dan hari akhirat. Dan suami-suaminya berhak merujukinya dalam masa menanti itu, jika mereka (para suami) menghendaki ishlah. Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma'ruf. Akan tetapi para suami, mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (Al-Baqarah: 228).

- Bagi wanita yang diceraikan yang sudah mencapai masa menopause tapi masih aktif berhubungan suami-istri maka masa 'Iddahnya adalah tiga bulan. Allah SWT berfirman: "Dan perempuan-perempuan yang tidak haid lagi (monopause) di antara perempuan-perempuanmu jika kamu ragu-ragu (tentang masa iddahnya), maka masa iddah mereka adalah tiga bulan; ..." (At-Thalaq:4)

- Bagi wanita yang diceraikan tapi belum pernah sekalipun melakukan hubungan suami-istri maka tidak ada masa 'Iddah baginya. Allah SWT berfirman: "Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu menikahi perempuan- perempuan yang beriman, kemudian kamu ceraikan mereka sebelum kamu mencampurinya maka sekali-sekali tidak wajib atas mereka 'iddah bagimu yang kamu minta menyempurnakannya. Maka berilah mereka mut'ah dan lepaskanlah mereka itu dengan cara yang sebaik-baiknya. (Al-Ahzab:49)

- Bagi wanita yang diceraikan – seperti halnya wanita yang ditinggal mati – dalam keadaan hamil maka masa 'Iddahnya berakhir setelah ia melahirkan bayinya.

Ruju'

Ruju‘ dari segi bahasa bererti kembali. Manakala dari segi syara‘ pula ialah mengembalikan isteri kepada nikah dalam waktu ‘iddah yang bukan talaq ba’in. Ruju‘ adalah hak yang diberikan oleh Islam kepada bekas suami untuk melanjutkan ikatan perkahwinannya dengan bekas isteri yang diceraikannya sebelum habis waktu ‘iddah isteri.
Wanita-wanita yang ditalak handaklah menahan diri (menunggu) tiga kali quru'. Tidak boleh mereka menyembunyikan apa yang diciptakan Allah dalam rahimnya, jika mereka beriman kepada Allah dan hari akhirat. Dan suami-suaminya berhak merujukinya dalam masa menanti itu, jika mereka (para suami) menghendaki ishlah. Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma'ruf. Akan tetapi para suami, mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
• Hukum rujuk asalnya mubah, artinya boleh rujuk dan boleh pula tidak. Akan tetapi, hukum rujuk bisa berubah, sebagai berikut :
1. Sunah, misalnya apabila rujuknya suami kepada istrinya dengan niat karena Allah, untuk memperbaiki sikap dan perilaku serta bertekad untuk menjadikan rumah tangganya sebagai rumah tangga bahagia.
2. Wajib, misalnya bagi suami yang mentalak salah seorang istrinya, sedangkan sebelum mentalaknya, ia belum menyempurnakan pembagian waktunya.
3. Makruh (dibenci), apabila meneruskan perceraian lebih bermanfaat daripada rujuk
4. Haram, misalnya jika maksud rujuknya suami adalah untuk menyakiti istri atau mendurhakai Allah SWT.
• Rukun rujuk ada empat macam, yaitu sebagai berikut:
1. Istri sudah bercampur degan suami yang mentalaknya dan masih berada pada masa 'iddah raj'iyah.
2. Keinginan rujuk suami atas kehendak sendiri, bukan karena dipaksa.
3. Ada dua orang saksi, yaitu dua orang laki-laki yang adil.
• Ada sigat atau ucapan rujuk, misalnya suami berkata kepada istri yang diceraikannya selama masih berada dalam masa 'iddah raj'iyah.
Referensi: Islamonline.net dan situs-situs Islam lainnya

Tokoh Pengembang Islam di Pulau Jawa

"Walisongo" berarti sembilan orang wali. Mereka adalah Maulana Malik Ibrahim, Sunan Ampel, Sunan Giri, Sunan Bonang, Sunan Dradjad, Sunan Kalijaga, Sunan Kudus, Sunan Muria, serta Sunan Gunung Jati.

Maulana Malik Ibrahim adalah yang tertua. Sunan Ampel adalah anak Maulana Malik Ibrahim. Sunan Giri adalah keponakan Maulana Malik Ibrahim yang berarti juga sepupu Sunan Ampel. Sunan Bonang dan Sunan Drajad adalah anak Sunan Ampel. Sunan Kalijaga merupakan sahabat sekaligus murid Sunan Bonang. Sunan Muria anak Sunan Kalijaga. Sunan Kudus murid Sunan Kalijaga. Sunan Gunung Jati adalah sahabat para Sunan lain, kecuali Maulana Malik Ibrahim yang lebih dahulu meninggal.

Mereka adalah para intelektual yang menjadi pembaharu masyarakat pada masanya. Mereka mengenalkan berbagai bentuk peradaban baru: mulai dari kesehatan, bercocok tanam, niaga, kebudayaan dan kesenian, kemasyarakatan hingga pemerintahan.

Pesantren Ampel Denta dan Giri adalah dua institusi pendidikan paling penting di masa itu. Dari Giri, peradaban Islam berkembang ke seluruh wilayah timur Nusantara. Sunan Giri dan Sunan Gunung Jati bukan hanya ulama, namun juga pemimpin pemerintahan. Sunan Giri, Bonang, Kalijaga, dan Kudus adalah kreator karya seni yang pengaruhnya masih terasa hingga sekarang. Sedangkan Sunan Muria adalah pendamping sejati kaum jelata.

Masing-masing tokoh tersebut mempunyai peran yang unik dalam penyebaran Islam. Mulai dari Maulana Malik Ibrahim yang menempatkan diri sebagai "tabib" bagi Kerajaan Hindu Majapahit; Sunan Giri yang disebut para kolonialis sebagai "paus dari Timur" hingga Sunan Kalijaga yang mencipta karya kesenian dengan menggunakan nuansa yang dapat dipahami masyarakat Jawa -yakni nuansa Hindu dan Budha

(Sumber: www.pesantren.net)

1. Sunan Bonang

Ia anak Sunan Ampel, yang berarti juga cucu Maulana Malik Ibrahim. Nama kecilnya adalah Raden Makdum Ibrahim. Lahir diperkirakan 1465 M dari seorang perempuan bernama Nyi Ageng Manila, puteri seorang adipati di Tuban. Ia menguasai ilmu fikih, usuludin, tasawuf, seni, sastra dan arsitektur. Masyarakat juga mengenal Sunan Bonang sebagai seorang yang piawai mencari sumber air di tempat-tempat gersang. Sunan Bonang banyak melahirkan karya sastra berupa suluk, atau tembang tamsil. Salah satunya adalah "Suluk Wijil" yang tampak dipengaruhi kitab Al Shidiq karya Abu Sa'id Al Khayr (wafat pada 899). Tembang "Tombo Ati" adalah salah satu karya Sunan Bonang.

2. Sunan Ampel

Ia putera tertua Maulana Malik Ibrahim. Menurut Babad Tanah Jawi dan Silsilah Sunan Kudus, di masa kecilnya ia dikenal dengan nama Raden Rahmat. Ia lahir di Campa pada 1401 Masehi. Dia-lah yang mengenalkan istilah "Mo Limo" (moh main, moh ngombe, moh maling, moh madat, moh madon). Yakni seruan untuk "tidak berjudi, tidak minum minuman keras, tidak mencuri, tidak menggunakan narkotik, dan tidak berzina." Sunan Ampel diperkirakan wafat pada tahun 1481 M di Demak dan dimakamkan di sebelah barat Masjid Ampel, Surabaya.

3. Sunan Drajat

Nama kecilnya Raden Qosim. Ia anak Sunan Ampel. Dengan demikian ia bersaudara dengan Sunan Bonang. Diperkirakan Sunan Drajat yang bergelar Raden Syaifuddin ini lahir pada tahun 1470 M. cara penyampaiannya mengadaptasi cara berkesenian yang dilakukan Sunan Muria. Terutama seni suluk. Maka ia menggubah sejumlah suluk, di antaranya adalah suluk petuah "berilah tongkat pada si buta/beri makan pada yang lapar/beri pakaian pada yang telanjang'. Sunan Drajat juga dikenal sebagai seorang bersahaja yang suka menolong. Di pondok pesantrennya, ia banyak memelihara anak-anak yatim-piatu dan fakir miskin

4. Sunan Giri

a memiliki nama kecil Raden Paku, alias Muhammad Ainul Yakin. Sunan Giri lahir di Blambangan (kini Banyuwangi) pada 1442 M. Ada juga yang menyebutnya Jaka Samudra. Maka pesantren itupun berkembang menjadi salah satu pusat kekuasaan yang disebut Giri Kedaton. Sebagai pemimpin pemerintahan, Sunan Giri juga disebut sebagai Prabu Satmata. Dalam keagamaan, ia dikenal karena pengetahuannya yang luas dalam ilmu fikih. Orang-orang pun menyebutnya sebagai Sultan Abdul Fakih. Ia juga pecipta karya seni yang luar biasa. Permainan anak seperti Jelungan, Jamuran, lir-ilir dan cublak suweng disebut sebagai kreasi Sunan Giri. Demikian pula Gending Asmaradana dan Pucung -lagi bernuansa Jawa namun syarat dengan ajaran Islam.

5. Sunan Gunung Jati

Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah diperkirakan lahir sekitar tahun 1448 M. Ibunya adalah Nyai Rara Santang, putri dari raja Pajajaran Raden Manah Rarasa. Sedangkan ayahnya adalah Sultan Syarif Abdullah Maulana Huda, pembesar Mesir keturunan Bani Hasyim dari Palestina. Dalam berdakwah, ia menganut kecenderungan Timur Tengah yang lugas. Namun ia juga mendekati rakyat dengan membangun infrastruktur berupa jalan-jalan yang menghubungkan antar wilayah. Pada tahun 1568 M, Sunan Gunung Jati wafat dalam usia 120 tahun, di Cirebon (dulu Carbon). Ia dimakamkan di daerah Gunung Sembung, Gunung Jati, sekitar 15 kilometer sebelum kota Cirebon dari arah barat.

6. Sunan Kalijaga

Nama kecil Sunan Kalijaga adalah Raden Said. Ia juga memiliki sejumlah nama panggilan seperti Lokajaya, Syekh Malaya, Pangeran Tuban atau Raden Abdurrahman.Terdapat beragam versi menyangkut asal-usul nama Kalijaga yang disandangnya. ajaran Sunan Kalijaga terkesan sinkretis dalam mengenalkan Islam. Ia menggunakan seni ukir, wayang, gamelan, serta seni suara suluk sebagai sarana dakwah. Dialah pencipta Baju takwa, perayaan sekatenan, grebeg maulud, Layang Kalimasada, lakon wayang Petruk Jadi Raja. Lanskap pusat kota berupa Kraton, alun-alun dengan dua beringin serta masjid diyakini sebagai karya Sunan Kalijaga. Metode dakwah tersebut sangat efektif. Sebagian besar adipati di Jawa memeluk Islam melalui Sunan Kalijaga. Di antaranya adalah Adipati Pandanaran, Kartasura, Kebumen, Banyumas, serta Pajang (sekarang Kotagede - Yogya). Sunan Kalijaga dimakamkan di Kadilangu -selatan Demak.

7. Sunan Kudus

Nama kecilnya Jaffar Shadiq. Cara Sunan Kudus mendekati masyarakat Kudus adalah dengan memanfaatkan simbol-simbol Hindu dan Budha. Hal itu terlihat dari arsitektur masjid Kudus. Bentuk menara, gerbang dan pancuran/padasan wudhu yang melambangkan delapan jalan Budha. Sebuah wujud kompromi yang dilakukan Sunan Kudus.

8. Sunan Gresik

Maulana Malik Ibrahim, atau Makdum Ibrahim As-Samarkandy diperkirakan lahir di Samarkand, Asia Tengah, pada paruh awal abad 14. Babad Tanah Jawi versi Meinsma menyebutnya Asmarakandi, mengikuti pengucapan lidah Jawa terhadap As-Samarkandy, berubah menjadi Asmarakandi. eberapa versi menyatakan bahwa kedatangannya disertai beberapa orang. Daerah yang ditujunya pertama kali yakni desa Sembalo, daerah yang masih berada dalam wilayah kekuasaan Majapahit. Desa Sembalo sekarang, adalah daerah Leran kecamatan Manyar, 9 kilometer utara kota Gresik. Aktivitas pertama yang dilakukannya ketika itu adalah berdagang dengan cara membuka warung. Warung itu menyediakan kebutuhan pokok dengan harga murah. Selain itu secara khusus Malik Ibrahim juga menyediakan diri untuk mengobati masyarakat secara gratis. Sebagai tabib, kabarnya, ia pernah diundang untuk mengobati istri raja yang berasal dari Campa. Besar kemungkinan permaisuri tersebut masih kerabat istrinya. Kakek Bantal juga mengajarkan cara-cara baru bercocok tanam. Ia merangkul masyarakat bawah -kasta yang disisihkan dalam Hindu. Tahun 1419 M Maulana Malik Ibrahim wafat. Makamnya kini terdapat di kampung Gapura, Gresik, Jawa Timur.

9. Sunan Muria

Nama kecilnya adalah Raden Prawoto. Nama Muria diambil dari tempat tinggal terakhirnya di lereng Gunung Muria, 18 kilometer ke utara kota Kudus. Bergaul dengan rakyat jelata, sambil mengajarkan keterampilan-keterampilan bercocok tanam, berdagang dan melaut adalah kesukaannya. Sunan Muria berdakwah dari Jepara, Tayu, Juana hingga sekitar Kudus dan Pati. Salah satu hasil dakwahnya lewat seni adalah lagu Sinom dan Kinanti.


Kerajaan Samudera Pasai

Kerjaaan Samudera Pasai adalah kerajaan pertama di Indonesia yang menganut agama Islam. Posisi kerajaan Samudera Pasai begitu strategis yaitu di jalur pelayaran perdagangan internasional pada masa itu yaitu selat Malaka. Kerajaan Samudera Pasai berkembang menjadi kerajaan Islam yang kuat dengan dukungan hasil bumi, dan bandar - bandar penghubung (bandar transito) antara pedagang Islam dari arah barat dengan pedagang Islam dari timur.
Kerajaan Samudera Pasai mengalami perkembangan yang cukup pesat pada masa itu, baik dalam kehidupan politik, ekonomi, sosial, dan budaya.
a. Kehidupan Politik
Kerajaan ini didirikan oleh Nazimuddin Al Kamil, seorang laksamana laut dari Mesir yang mendapat tugas merebut pelabuhan Kambayat di Gujarat yang dijadikan tempat pemasaran barang - barang perdagangan dari Timur pada tahun 1128 M. Nazimuddin juga mendirikan sebuah kerajaan di Sumatera bagian utara dengan tujuan untuk dapat menguasai hasil perdagangan rempah - rempah dan lada. Nazimuddin meletakkan dasar - dasar pemerintahan Kerajaan Samudera Pasai dengan berlandaskan kepada hukum - hukum ajaran agama Islam. secara politis Kerajaan Samudera Pasai di bawah kekuasaan kerajaan Majapahit.
Dinasti Mamaluk (aliran Syafii) berhasil mengalahkan dinasti Fatimiyah (aliran syiah) ingin merebut Samudera Pasai agar dapat menguasai lada di wilayah timur. Maka Dinasti Mamaluk mengirim syeikh Ismail yang bersekutu dengan Marah Silu (keturunan Marah Pasai) merebut Kerajaan Samudera Pasai dan mengangkat Marah Silu sebagai rajanya dengan gelar Sultan Malikul Shalih.
Setelah Sultan Malikul Shalih wafat, tahta kerajaan digantikan oleh Sultan Malikul Thahir yang memerintah dari tahun 1297 - 1326 M. di masa al Malikut Thahir putra kedua sultan bernama Abdullah memisahkan diri ke daerah Aru(Barumun) dan bergelar Sultan Malikul Mansur.
Ketika Kerajaan Malaka muncul dan berkembang sebagai pusat perdagangan di selat Malaka, kedudukan Kerajaan Samudera Pasai sebagai daerah perdagangan mulai meredup.
b. Kehidupan Ekonomi
Letak Strategis Samudera Pasai yang mendukung kreativitas masyarakatnya untuk terjun langsung ke dunia maritim. Kerajaan Samudera Pasai menyiapkan bandar - bandar yang dapat digunakan sebagai tempat untuk hal - hal seperti
  • menambah perbekalan pelayaran
  • mengurus soal - soal atau masalah - masalah perkapalan
  • mengumpulkan barang - barang dagangan yang akan dikirim ke luar negeri
  • menyimpan barang - barang dagangan sebelum diantar ke beberapa daerah di Indonesia
c. Kehidupan Sosial
Kehidupan sosial masyarakat Samudera Pasai diatur menurut aturan dan hukum - hukum Islam, dalam pelaksanaannya banyak terdapat kesamaan dengan kehidupan sosial masyarakatnya di negeri Mesir atau pun Arab. Sistem kehidupan yang banyak memiliki persamaan dengan daerah - daerah Arab sehingga daerah Aceh mendapat julukan Daerah Serambi Mekkah.

d. Kehidupan Budaya
Sebagai kerajaan maritim tidak banyak terdapat atau ditemukan peninggalan - peninggalan kebudayaan.